
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu bersama Dompet Dhuafa melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Kantin Kontainer sebagai upaya memastikan keberlangsungan program pemberdayaan mahasiswa berbasis kewirausahaan. Kegiatan ini berlangsung di lokasi Kantin Kontainer Kampus FEBI UIN FAS Bengkulu dan dihadiri oleh pimpinan fakultas, perwakilan Dompet Dhuafa, dosen pendamping, serta mahasiswa pengelola program, Rabu (24/06/26).
Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk meninjau perkembangan pengelolaan usaha, mengevaluasi capaian program, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi mahasiswa selama menjalankan operasional kantin. Selain itu, kegiatan ini menjadi forum diskusi untuk menyusun strategi peningkatan kualitas layanan, pengelolaan keuangan, pemasaran, dan keberlanjutan usaha.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. Suwarjin, MA menyampaikan bahwa Program Kantin Kontainer tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang mengintegrasikan teori dengan praktik kewirausahaan.
“Melalui monitoring dan evaluasi ini, kami ingin memastikan bahwa mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang optimal dalam mengelola usaha. Program ini diharapkan mampu membentuk lulusan yang memiliki jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan kompetensi kewirausahaan,” ujarnya.
Perwakilan Dompet Dhuafa mengapresiasi komitmen fakultas dan mahasiswa dalam menjalankan program. Menurutnya, Kantin Kontainer merupakan salah satu bentuk pemberdayaan yang memberikan dampak nyata melalui peningkatan kapasitas mahasiswa dalam mengelola bisnis secara profesional.
Selama kegiatan berlangsung, tim monitoring meninjau aspek operasional kantin, administrasi dan pembukuan, pengelolaan stok, kebersihan, pelayanan kepada pelanggan, serta perkembangan omzet usaha. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program berjalan dengan baik dan memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu terus ditingkatkan, seperti inovasi produk, strategi promosi digital, dan efisiensi operasional.

Sebagai tindak lanjut, FEBI bersama Dompet Dhuafa akan menyelenggarakan pelatihan lanjutan di bidang kewirausahaan, pemasaran digital, dan manajemen keuangan, serta melakukan pendampingan secara berkala guna memperkuat keberlanjutan program.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan Program Kantin Kontainer dapat terus berkembang sebagai model pemberdayaan mahasiswa yang tidak hanya mendukung kemandirian ekonomi, tetapi juga menghasilkan wirausahawan muda yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing.
