You are currently viewing Kiprah Gemilang di IBPC 2026: Mahasiswa FEBI UIN FAS Bengkulu Sabet Emas & Kolaborasi Global 5 Negara

Kiprah Gemilang di IBPC 2026: Mahasiswa FEBI UIN FAS Bengkulu Sabet Emas & Kolaborasi Global 5 Negara

Gelaran International Business Plan Competition (IBPC) 2026 dalam rangkaian 1st IFIEB FEBI UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu tidak hanya sukses secara manajerial acara, tetapi juga menjadi panggung pembuktian bagi mahasiswa tuan rumah.

Delegasi mahasiswa FEBI UIN FAS Bengkulu sukses mengukir prestasi gemilang dengan membawa pulang serangkaian penghargaan prestisius pada Awarding Ceremony yang digelar siang hari, 30 Oktober 2026.

Kompetisi rencana bisnis internasional ini diikuti oleh total 23 tim dari 14 Perguruan Tinggi terkemuka di dalam dan luar negeri.
Perjalanan kompetisi dimulai sejak pertengahan September 2026 melalui pengumpulan proposal bisnis dan Business Model Canvas (BMC).

Melalui proses kurasi dan penilaian ketat oleh 3 juri profesional, hanya 12 tim terbaik yang berhasil menyisihkan rival-rivalnya dan melaju sebagai finalis utama di babak puncak, termasuk tim-tim tangguh kebanggaan FEBI UIN FAS Bengkulu.

Di babak final, para mahasiswa diuji langsung secara daring melalui rentetan pertanyaan mendalam dari panel juri lintas negara. Para finalis harus berhadapan langsung dengan juri internasional, Mr. Shaifullah (Business Development Expert dari International Islamic University Malaysia/IIUM), bersama panel juri ahli lainnya, yaitu Fico Pratama, S.E. (praktisi bisnis asal Padang, Sumatera Barat) dan Dr. Dina Apriyani, M.Pd. (Akademisi Universitas Lampung).

Kendala bahasa asing tidak menjadi halangan bagi mahasiswa FEBI untuk mempertahankan argumen bisnis mereka secara lugas dan diplomatis di hadapan ketiga juri tersebut.

Prestasi puncak di kategori penghargaan khusus dipersembahkan oleh Tim Aetheris Padek Nian. Tim mahasiswa FEBI UIN FAS Bengkulu yang beranggotakan Agis Tri Madona, Ninda Putri Yulanda, dan Vicky Prayoga Saputra ini sukses menyabet Medali Emas untuk kategori Best Shariah Compliance.

Lewat proposal bisnis berjudul “Platform Integrasi Akomodasi Ramah Muslim dan Carbon Offset Terdesentralisasi di Asia”, mereka dinilai paling matang dalam mengintegrasikan prinsip ekonomi syariah dengan isu keberlanjutan lingkungan modern.

Tidak hanya berjaya di kategori mandiri, mahasiswa FEBI UIN FAS Bengkulu juga menunjukkan kemampuan luar biasa dalam diplomasi akademik internasional melalui kategori International Team Collaboration.
Dua tim kolaborasi lintas negara berhasil memenangkan penghargaan khusus:

1. Nextbridge Team (Kolaborasi internasional yang mempertemukan mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di Edith Cowan University Australia, mahasiswa asal Thailand yang menempuh studi di UIN STS Jambi, serta mahasiswa FEBI UIN FAS Bengkulu): Beranggotakan Alisha Nawang Wulan, Mr. Anwa Dueramae, dan Mila Silvana Putri, tim ini meraih Medali Perunggu & Penghargaan Best Product Prototype Design lewat proyek inovasi lingkungan bernama “EcoCircle”

2. Guesswork Team (Kolaborasi internasional antara mahasiswa asal Malaysia di UiTM Puncak Alam, mahasiswa asal Maroko yang menempuh studi di Universitas Nusa Putra Sukabumi, serta mahasiswa FEBI UIN FAS Bengkulu): Beranggotakan Hafiza Apriyani, Muhammad Zulhelmi, dan Fatimah, tim ini sukses membawa pulang Medali Perunggu & Penghargaan The Most Resilient & Conceptually Sound melalui proyek pertanian digital terintegrasi “WAKAFARM”.

PIC Acara IBPC 2026, Khairiah Elwardah, M.Ag, mengungkapkan rasa bangganya atas capaian luar biasa ini. Beliau menekankan bahwa raihan Medali Emas Best Shariah Compliance serta suksesnya kolaborasi lintas negara ini menegaskan bahwa mahasiswa FEBI UIN FAS Bengkulu tidak hanya siap bersaing secara keilmuan, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak inovasi syariah yang adaptif dalam jejaring kerja sama internasional.