
Bengkulu, 29 Oktober 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu sukses menyelenggarakan International Conference on Islamic Economic, Business, and Finance (ICIEBF) 2026 pada Kamis, 29 Oktober 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan mengusung tema “Transforming the Global Islamic Economy Through Digital Innovation, Sustainability, and Inclusive Growth.”
International Conference 2026 diikuti oleh 75 peserta dan melibatkan 10 reviewer. Menariknya, peserta konferensi tidak hanya berasal dari berbagai perguruan tinggi di dalam negeri, tetapi juga dari sejumlah negara, seperti Nigeria, Malaysia, Thailand, dan Pakistan. Hal ini menunjukkan bahwa konferensi internasional yang diselenggarakan FEBI UIN FAS Bengkulu mampu menjangkau akademisi dan peneliti dari berbagai belahan dunia.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia menyediakan 10 breakout room sebagai ruang presentasi dan diskusi bagi para peserta. Setiap ruangan diisi sekitar 7 hingga 8 peserta, serta dipandu oleh satu orang moderator dan satu orang reviewer. Moderator bertugas mengatur jalannya sesi presentasi, sedangkan reviewer bertugas memberikan penilaian terhadap makalah dan pemaparan peserta.

Dalam setiap sesi, peserta diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitian atau kajian ilmiah secara bergantian. Melalui mekanisme ini, setiap peserta dapat memaparkan gagasan, hasil penelitian, serta berdiskusi dan memperoleh masukan akademis dari reviewer sesuai dengan bidang kajiannya.
Penyelenggaraan ICIEBF 2026 merupakan salah satu rangkaian kegiatan International Festival on Islamic Economic and Business (IFIEB) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh FEBI UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Melalui kegiatan ini, FEBI UIN FAS Bengkulu berupaya memperkuat jejaring akademik internasional, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta mendorong pertukaran gagasan dan kolaborasi penelitian di bidang ekonomi, bisnis, dan keuangan Islam.
Diharapkan, konferensi internasional ini dapat menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berkontribusi dalam mengembangkan ekonomi Islam yang inovatif, berkelanjutan, dan inklusif di tingkat global.


